Penggunaan Obat Kuat dalam Pernikahan

Friday, 15 August 2014 15:47 Daniel Ronda
Print option in slimbox / lytebox? (info) PDF

obatBy Daniel Ronda

Dalam sebuah seminar keluarga yang saya pimpin bulan Mei lalu di kota Samarinda dengan tema "Rekindle Your Sex Life in Marriage", ada seorang bapak bertanya soal penggunaan obat kuat dalam hubungan suami istri. Ia bertanya apakah diperbolehkan memakai obat kuat itu mengingat ia sering mendapat SMS promosi tentang obat kuat bersama khasiatnya? Tentu pertanyaan ini membuat peserta tertawa. Tapi setidaknya media telah digunakan dengan masif untuk mempromosikan obat kuat ini sehingga tidak sedikit pria-pria mempertanyakan kehidupan seksnya dalam pernikahan dan ragu akan kekuatan dirinya.

Sekalipun saya bukan ahli seks (seksolog), namun ada beberapa pandangan saya: pertama, jangan gunakan obat kuat yang beredar secara luas di pasaran ini. Ini dikarenakan obat seperti ini belum diuji secara benar dan klinis manfaatnya. Sekalipun memiliki nomor registrasi dari BPOM Depkes, ada kemungkinan itu dipalsukan atau ada penipuan data waktu pendaftaran yang beda waktu dipasarkan. Banyak kita mendengar di media para pria meninggal mendadak di hotel atau di panti pijat dengan wanita lain karena memakai obat kuat ini. Walaupun obat kuat ini dipakai untuk pernikahan sendiri tetap tidak baik karena bahayanya tetap sama. Tentu kita tidak mau dikenang dalam memorial pemakaman kita sebagai orang yang mengakhiri kehidupan karena masalah obat kuat. Kedua, jika memang mengalami disfungsi ereksi atau ejakulasi dini jangan malu datang ke dokter bersama istri. Pengobatan dunia kedokteran sudah maju dan tidak ada yang perlu disembunyikan lagi akan masalah ini. Obat dari dokter jauh lebih baik ketimbang dibeli di pasaran bebas. Ketiga, kurangi stres karena kebanyakan atau mayoritas masalah hubungan seks ini akibat dari masalah psikologis. Harus ada waktu istirahat dan keluarkan diri dari kesibukan dan stres yang menekan. Keempat, mulai berolahraga secara teratur walaupun itu hanya jalan kaki. 30 menit jalan kaki untuk 3-5 kali seminggu sudah cukup membuat bugar dan membuat perederan darah baik. Jangan lupa juga pola makan yang baik sehingga dapat menjaga kolesterol, kadar gula, dan masalah kesehatan lainnya. Diharapkan para pasutri dapat membaca dan mencari informasi yang begitu banyak di internet, tetapi tetap harus memeriksa sumbernya dengan jelas. Periksa apakah nasehat yang diberikan masuk akal dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran. Jika ada pembaca yang dapat memberikan masukan, silakan komen! Saya butuh untuk dapat menjawab masalah ini lebih baik di kemudian hari waktu seminar-seminar selanjutnya. Silakan email saya. Terima kasih banyak (DR)

Last Updated on Tuesday, 11 November 2014 01:55

Events

mengundang

agenda

Twitter


Ads on: Special HTML

Statistik Pengunjung

221426

Alamat

Dr. Daniel Ronda
Jl. Jambrut No. 24 (Kramat VIII)
Kel. Kenari, Kec. Senen
Jakarta Pusat, 10430

Follow me on:

facebook-icon Facebook
twitter-icon Twitter
skype-icon Skype (danielronda67)

Disclaimer

Untuk penggunaan materi di website ini, mohon izin ke penulis via email dan sms HP