Kotbah

Teknik Menafsir “Alkitab Menafsir Alkitab”

Tuesday, 04 September 2018 04:35 Daniel Ronda

Oleh Daniel Ronda

 

Ada gembala yang berpegang teguh dengan prinsip penafsiran “Alkitab Menafsir Alkitab” yang artinya untuk menafsirkan teks dalam Alkitab pakailah teks Alkitab juga baik yang berkaitan dalam teks maupun yang bersifat penggenapan. Bisa Perjanjian Baru menafsir Perjanjian Lama atau sesama teks dalam Perjanjian Baru namun berlainan kitab. Teknik penafsiran seperti ini diakui sebagai salah satu teknik hermeneutika dan diterima secara umum dalam menafsir. Namun jangan salah faham, bahwa teknik menafsir seperti ini tidak berdiri sendiri artinya ini bukan teknik yang dipakai tanpa menggunakan cara lainnya. Maksudnya, jika menggunakan prinsip ini harus juga menggunakan prinsip yang lain sebagai satu kesatuan. Tanpa itu, maka penafsiran kita menjadi subyektif karena bergantung pada apa pendapat saya dan ketika ada kontradiksi dalam teks maka kita akan hanya ambil yang sesuai dengan dengan keinginan kita sendiri. Itu yang menyebabkan susah mendapatkan apa yang merupakan pesan Tuhan dalam teks suci ini.

Read more...
 

Seri Khotbah yang Hebat: Ibadah Khusus

Tuesday, 04 November 2014 01:51 Daniel Ronda

Catatan Pendek DR: “Khotbah yang Hebat – Ibadah Khusus (11)” –ibadahSeringkali khotbah tidak hanya pada ibadah di gereja, tapi juga ada ibadah-ibadah khusus di rumah atau di tempat lain seperti ibadah syukuran, pernikahan, termasuk kematian. Bagaimana menyiapkan khotbah di tempat seperti ini di mana suasananya adalah lebih kepada perayaan atau sebaliknya kesedihan dan rata-rata tidak bawa Alkitab? Kalaupun ada smartphone yang berisi Alkitab, orang malas membukanya. Tentu suasananya berbeda dengan acara formal di ibadah Minggu. Ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan ketika berkhotbah untuk acara-acara yang bersifat khusus:

Read more...
 

Seri Khotbah yang Hebat: Gerakan Tubuh

Tuesday, 04 November 2014 01:46 Daniel Ronda

bodyCatatan Pendek DR: “Khotbah yang hebat - Gerakan Tubuh (10)”

Dalam berkhotbah maka sangat tidak menarik bila pengkhotbah hanya berdiri dan bicara saja bak patung bicara. Tentu ini akan membuat pendengar bosan apalagi jika membaca teks khotbah. Memang tiap denominasi gereja memiliki tradisi dalam menggerakkan badan dalam berkhotbah. Ada pengkhotbah yang melakukan pendekatan yang serius, agung dan tidak senyum dan jika ada gerakan tangan itu bersifat penyembahan. Tapi ada juga yang tangannya cukup ekspresif bergerak bahkan ada yang berjalan-jalan keliling mimbar selama berkhotbah. Jadi tradisi itu nampak dalam masing-masing denominasi gereja. Tentu saya harus menghormati tradisi yang ada, namun alangkah baiknya kita memerhatikan beberapa prinsip tentang gerakan tubuh yang kiranya bisa dimodifikasi waktu berkhotbah sesuai tradisi gereja kita.

Read more...
 

Humor dalam Kotbah

Monday, 03 March 2014 00:38 Daniel Ronda

by Daniel Ronda

laughDi suatu bulan Desember ini saya ditelepon seorang panitia Natal untuk berkotbah di gerejanya. Setelah saya menyetujui karena memang belum ada jadwal, maka panitia menitip pesan kepada saya agar dalam kotbah agar banyak diberikan humor. Berkali-kali dalam telepon itu dia menekankan agar saya melucu. Saya mengiyakan, namun hal ini membuat saya bertanya-tanya, apakah dia memerlukan pengkotbah atau pelawak? Bagaimana sebenarnya kedudukan humor dalam kotbah?

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Events

mengundang

agenda

Twitter


Ads on: Special HTML

Statistik Pengunjung

285856

Alamat

Dr. Daniel Ronda
Jl. Jambrut No. 24 (Kramat VIII)
Kel. Kenari, Kec. Senen
Jakarta Pusat, 10430

Follow me on:

facebook-icon Facebook
twitter-icon Twitter
skype-icon Skype (danielronda67)

Disclaimer

Untuk penggunaan materi di website ini, mohon izin ke penulis via email dan sms HP